Skip to main content

Cara Mencegah Patah Hati

Karena sudah mulai mentok mau nulis apa, akhirnya meminta ide kepada Scoop Squad. Mereka adalah sahabat kentalku, kental sekental ingus hidung yang lagi pilek. 😜 kenapa hayo sahabat disebut kental? Karena di dalam konsep kekentalan atau kerennya viskositas, partikel itu semakin dia kental, semakin nempel dan berdekatan satu sama lain. Jadi sobat kental itu sobat yang nempel teruss dan saling berdekatan. Itu teori sotoy aku sih. Wkwk.

Iya pokoknya member Scoop Squad deket banget sampe bikin pengakuan-pengakuan dosa dan kita tetep nrimo satu sama lain, malah makin deket karena jadi paham perwatakan dan kebejatan masing-masing.

Ok langsung saja kita bedah. Gimana cara mencegah patah hati? Yang nanya ini sudah bisa dipastikan pernah patah hati. Cidro. Sakit tapi ga berdarah. Ya berdarah sih, tapi ga keliatan. Kan ketutupan kulit, kalau sampe keliatan darahnya serem juga sih. Kaya yang ada di Perempuan Tanah Jahanam. IIihhh atutt beb.

Awalnya aku pikir terdapat keambiguan dalam tema kali ini, karena hati itu dipatahkan oleh pihak eksternal yang mana kita tidak punya kontrol sepenuhnya. Bisa disimpulkan bahwa tidak mungkin kita mencegah hal tersebut. Patah hati itu bisa bermacam bentuknya, dikhianatin sama orang yang kita cinta banget,  diputusin pacar padahal udah DP gedung, jam tangan mahal kesayangan ilang, sendal jepit yang udah nyaman banget copot (?) wkwk, waduh.. intinya kalian pernah kan ngerasa kaya hati kalian nyut-nyutan tapi beda, dan ada yang bikin dada kalian sakit banget karena mengingat suatu hal. Ya, itu dia gejala ringan dari akar permasalahan yang lagi kita bicarakan.

 

Tapi biar bagaimanapun, aku ingin membahas tips mengasah diri agar tidak mudah patah hati dan trik jitu menghilangkan dengan cepat perasaan patah hati. 😎

Aku sendiri sebenarnya langganan patah hati. Kayanya tiap hari ada aja yang bikin aku sedih. Jadi sedikit banyak aku tuh sangat kompeten gaes dalam dunia perpatah-hatian.

1. If you don’t care, it will not hurt you. It only hurts if you care, right? 💝

Jadi pertama kalau kamu ngga mau patah hati, jangan pedulikan apapun. Cueklah secuek-cueknya kaya Itachi Uchiha. Hm kalau kalian bingung contoh real nya gimana? Teladanilah Maleficent. Dia tuh tipe yang pernah disakitin, dan kemudian ngebungkus hatinya beserta semua rasa peduli nya, dia masukin brankas, dan kunci brangkasnya dilarung ke laut. 

Iya setidaknya awal-awal Maleficent berhasil meredam semua goresan yang bisa nyakitin hatinya, tapi itu perlahan membuatnya hatinya karatan hingga dia selalu pake baju serba hitam dan bahkan harusnya kepalanya dihiasi mahkota, ini yang muncul malah tanduk kerbau yang hitam legam. Efek samping mengaktivasi ketidakpedulian ini memang damage nya bukan maen. Boleh banget dicoba kalau untuk awal-awal pas patah hati. Pura-pura aja ga peduli, toh di dalam kepura-puraan ada kejujuran yang tertutupi.


Kalau udah disakitin, you dont know what we could do.
We could be just fine and live happy.
 

2. Broken hearts are for assholes 💘 

Sepatutnya yang berbuat brengsek lah yang dihukum dan merasa hatinya dipatahkan. Jelas aku dan kamu kan orang baik, harusnya dia lah yang bersedih dan berduka..

Aku pernah putus dan dinasehatin sahabatkuu “udah, jangan sedih, yang harusnya sedih itu dia, bukan kamu. Dia udah kehilangan orang terbaik yang bisa dimiliki, tapi kamu cuman kehilangan orang yang ngga sayang kamu.” HUAHHHH MEWEK. Bener banget, harusnya yang sedih itu dia. Harusnya aku hepi ajaaa~Sampe sekarang kalau misalkan ada yang bikin aku patah hati, aku selalu cepat move on, mungkin karena sudah lulus dari ujian yang satu itu, jadi level self-love ku sangat tinggi. 

Lagu patah hati yang menguatkan 

Kalau kamu masih sering menyalahkan diri dan merasa kecewa karena patah hati, tenang aja, fase itu akan lewat kok. Aku hanya mengalaminya lebih awal. Pas sedang dialami juga, aku kesakitan banget. Aku percaya, nanti kamu bisa bangkit lagi, karena kamu kan emang orang baik banget. Catatan penting, kalau kamu merasa hatimu tetap patah, ingatlah bahwa….

3. Time heals 💖

Okelah kamu mungkin patah hati, karena orang yang kamu cintai meninggalkan dunia ini. Level patah hatinya tentu sangat fatal, karena bahkan kalian berdua tak punya control atas kejadian tersebut. Aku selalu merasa, bahwa yang pergi itu akan terus hidup selama yang hidup mengenang mereka terus. Mungkin yang hidup akan kesulitan melanjutkan hidupnya, tapi aku percaya waktu menyembuhkan luka dan menggantinya dengan pembelajaran terpenting. 

Waktu itu seperti sebuah mesin, dia bisa mengubah penderitaan menjadi pengalaman berharga. Selama ini kita hidup, banyaknya hanya mengonsumsi data mentah, justru dengan kamu banyak pembelajaran dan pengalaman, kamu bisa mentransformasi dan memahami sebuah bahasa. Peristiwa personal yang kamu sebut memori, pada mekanisme hidup ini, dia bisa saja menghilang loh.. dan lebih bikin bengongnya lagi, memori kamu akan selalu terasa berbeda, karena pembelajaran dan pengalaman yang mengasahmu akan selalu memperbarui memorimu. Kelak, pembelajaran dan pengalaman itu akan mendorongmu untuk move on bahkan sebelum kamu sempat memutuskan, kamu bisa saja sudah memilihnya.

Will be forever relevant~

Oke deh, segitu saja untuk hari ini. Kamu jangan sering-sering patah hati loh, masih banyak yang bisa kamu lakukan. Menyayangi dirimu misalnya.

Aku hari ini kangen banget sama seseorang. Semoga aja dia sehat. 😙

Tentu, do’aku yang sama untuk kamu. Semoga kamu juga sehat!

Terima kasih sudah membaca. Terima kasih scoop squad atas temanya! 🙌

 

Salam dari aku yang hobinya mencintai dan patah hati tapi tetap hepi,


Ayang.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Perempuan Jepang Membuang Bekas Pembalut

Selama hidup di Jepang, hal yang paling berkesan untukku adalah tiada hari berlalu tanpa pembelajaran. Bahkan ketika aku di rumah aja ngga ngapa-ngapain, aku tetap dapet pembelajaran baru. Jadi suatu pagi… aku lagi di apartemen aja kan biasa pengangguran laten [ gaya abiesz, bilang aja kosan Pak Ruslan versi fancy wkwk ], dan temen sekosanku yang orang jepang, dia nyimpen bungkus pembalut di kamar mandi. Hmm oiya kita tuh kamar mandinya shared, cuma beda kamar bobo aja. Jadi dia narohnya di salah satu papan yang ada di atas WC duduk gitu, biasanya di papan tersebut kita simpen tissue cadangan atau pengharum ruangan di situ. Oke dia lagi menstruasi. Tapi ini untuk pertama kalinya aku nemuin sampah yang digeletakin gitu aja. Nah, buat kalian yang ngga tau pembungkus pembalut yang mana, ini aku sertakan gambar… karena kebetulan aku lagi rajin dan lagi mens juga. Jadi ini pembalut… Dan ini bungkusnyaaa… yang mana tergeletak di WC tadi. Aku langsung bingung, ih tumben banget kok ngga

Apakah menulis essay dengan bantuan bot itu etis?

Beberapa hari lalu sempet liat postingan di twitter mengenai bot yang bisa menulis essay , konon… bisa mempermudah pekerjaan mahasiswa. HAHAHA. Sebagai seseorang yang bekerja di lingkungan akademisi, cuma menggeleng kepala. Hey nanti kalau pekerjaan kamu di masa depan diambil alih bot, jangan salahin bot-nya ya! Kan emang bot nya toh yang selama ini belajar. Sungguh terlalu, Martinez! Martinez siapa ang? Gatau…. Pengen aja mencela, tapi ga mungkin mencela menggunakan nama Bambang, karena itu nama dosenku ☹ Berdasarkan taksonomi Bloom, mensintesis atau create itu letaknya pada hirarki paling tinggi. Jelaslah kalau menciptakan tulisan yang berisi ide, gagasan dan mensistemasinya dalam kesatuan paragraf bukan sembarang yang mampu melakukannya. Diperlukan kemampuan berpikir level yang tinggi atau high order thinking skill . 😙 Meskipun entah kenapa menurutku, essaybot ini keliatan banget bot nya. Tulisannya ga punya sentuhan manusia, kaya ga punya hati.. WOW itu tulisan apa mantan deh

Ada Apa dengan Mas-Mas Jawa?

Kalau kamu adalah seorang perempuan, apa yang terlintas di benak ketika mendengar kata ‘Mas-Mas Jawa’? Apakah seksi, idaman, gagah, karismatik terlintas meski hanya sekilas? Tak dipungkiri lagi mas-mas jawa adalah komoditas utama dalam pencarian jodoh. Cewe-cewe entah kenapa ada aja yang bilang, “pengen deh dapet orang jawa.” Alasannya macem-macem mulai dari yang sekedar impian masa kecil, pengen aja, sampe dapet wangsit dari mbah Jambrong. Saya ngga ngelak, pria jawa memang identi dengan kualitas terbaik. Mungkin Abang, Aa, Uda, Bli, Daeng, atau Bung juga suka merasa daya saing di pasar rendah, apakah dikarenakan passing grade Si Mas-Mas tinggi? Atau karena ada quality control sebelum masuk pasar? Hmm. Mari disimak beberapa hal yang membuat mas jawa menjadi undeniable (ngga bisa ditolak) 1. Killer smile Mungkin tatapannya orang Jerman atau seringainya kumpeni itu bisa membunuh. Tapi untuk seorang mas-mas jawa, yang membunuh itu senyum. Bikin klepek-klepek. Takar

Bumiayu

Welcome to the beautiful earth! Bumiayu. Back then I used to speak flawless javanese. But now, you can’t even tell that i ever had medok accent (aku ora ngapusi iki). Bumiayu was the first place I learned about manner and etiquette. Javanese have different level of politeness in their language. They have kromo javanese and ngoko javanese. Kromo javanese used to talk with the elderly and someone that you should respect, whereas ngoko javanese is used when you’re talk to your friend or your junior. The same thing happened with Japanese and Korean. They do had formal and informal language.