Skip to main content

Resolusi Tahun 2013

Meskipun terompet udah ngga dijual di pinggir jalan lagi dan kembang api udah ngga terlihat di langit-langit lagi, tapi targetan harus terus dilaksanain. Jangan cuma ngebet pas awalnya doang kaya yang iya aja.. tapi ujungnya malah jadi resolusi yang harus di remedial. Ckck.

Meskipun udah bikin resolusi ini dari tanggal 31 Desember 2012 lalu, tapi baru dipublish sekarang karena selama liburan kemaren sibuk banget molor di rumah(ceritanya balas dendam karena kalau lagi merantau kerjaannya begadang mulu nugas atau dines).. and here we go..

  1. Hidup lebih sehat lagi. Kurangi begadang demi tugas(liat tuh mata mau saingan ama presiden apa?!), kerjain semua tugas pas siang. Olahraga minimal seminggu dua kali. Kunyah kalau makan..! 
  2. IP tahun 2013 harus diatas 3 semua. Jangan ada yang ngulang lagi. Belajar yang rajin ang, jangan maen mulu. Jangan kebanyakan baca hal yang ngga ada di UTS ama UAS :p 
  3. Move on. Ga usah nyari tumbal, cukup benahi hati dan mulai ikhlas menerima. Sakit oleh orang yang sama berkali-kali mungkin saja bukan cinta, bisa berarti kebodohan. 
  4. Banyakin nulis lagi, jangan alesan tangan pegel2 bikin jurnal laporan, jadi menurunkan keproduktifan nulis. Kalau emang males, bikin videonya aja kaya waktu itu.. atau rekam suara lu ya meskipun jadinya aneh banget. 
  5. Nabung dan hidup hemat biar bisa hepi-hepi 
  6. Lebih solehah lagi ang, kan katanya mau jadi icon calon menantu idaman ibu Indonesia. Rajinin lagi pake androknya, luangin lagi waktunya buat baca kisah-kisah mualaf dan dengerin ceramah2. Belajarin tafsir Al-Qur’an, siap untuk cari murrobi biar ga nyungsrep ke jurang(murrobi nya harus cewe ang, jangan yusuf mansyur, inget doi uda punya bini :D) 
  7. Memperpanjang tali silaturahmi, sms’an selalu ama temen lama. Yang curhat ladenin dengan baik walau lu juga punya masalah, yang mau ngutang kasih, datengin tuh keluarga-keluarga lu kali aja dikasih duit ang. Ckck. Bersahabat dengan sahabat. 
  8. Baca minimal satu artikel per hari, minimal satu buku per minggu. Jendela dunia dalam genggaman! 
  9. Mendengar dan memahami kehidupan dengan bijak. Catat apa yang kamu pikir lucu dan menarik, bacalah lagi ketika kamu suntuk. 
  10. Yang terakhir, manjakan diri itu perlu. “When the last time you did something for the first time?”.. Cari hal-hal baru. Ngedate ama diri sendiri.. Yeah! 
Semoga lo konsisten ang ama apa yang lo tulis sekarang, nanti lo baca lagi pas taun 2014 dan kita liat akan seperti apa lo di taun itu..

Comments

Popular posts from this blog

10 Lagu #RekomendasiAang

Postingan kali ini akan terasa mudah karena saya suka mendengarkan lagu dan saat bosan melanda yang saya lakukan adalah update tentang musik. Lagu ini mungkin mood-nya akan terasa berlainan satu sama lain, tapi percayalah lagu ini menurut saya sangat menarik, entah itu musiknya atau liriknya. Jadi hari ini, kalau kuota melimpah, kenalilah saya lebih dekat dengan mendengarkan apa yang pernah saya dengarkan. Niscaya waktumu terbuang percuma. Tapi setidaknya kamu tahu apa yang aku sukai. Dan mungkin kelak kamu bisa berbagi tentang apa yang menurutmu aku akan menyukainya juga. Cekidot! 1. ONE OK ROCk – Stand Up Fit In  Video dari lagu ini mengingatkan saya pada encek-encek yang jago kimia, dan makanannya sebenernya enak. Tapi masih dinyinyirin warga so penting. Liriknya anak SMA banget sih, merasa kalau diri sendiri ga bisa ‘fit in’, terus dengan mata penuh tanya dan kejengahan, si encek mulai beradaptasi jadi encek amerikan. Sampe durhaka kepada umi dan abi, jadi aja

Dirasakan Kuat

Jujur saja aku tidak tahu apa yang harus aku tulis hari ini, karena sepanjang hari aku terlalu sibuk sehingga tidak sempat untuk meluangkan waktu untuk menulis secara khusus. Ketika aku menulis ini, waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam. Hmm. Seringkali waktu berlalu begitu saja hingga aku lupa apa saja yang telah terjadi dalam sehari. Oiya tema postingan kali ini adalah “something for which you feel strongly” . Menurutmu ini maksudnya apa sih? Apakah maksudnya itu hal-hal yang aku merasakan keterikatan yang kuat? Kok aku nangkep nya begitu ya.. Kalau salah tolong dikoreksi di kolom komentar ya! (Ciyaaa, ala yucuber deh jadinya) Aku tidak bisa berpikir dengan jernih apa sesungguhnya hal yang membuatku merasakan keterikatan yang kuat. Bagaimana kalau kita membicarakan tentang hal apa yang dirasakan secara kuat oleh Ohwada-Sensei? Random sekali aang ini ya -__- Ini karena aku tidak begitu tertarik pada apapun, itulah jalan ninjaku. Jadi mari berkenalan sedikit ten

Sebuah Keresahan Bersama

Katanya kaum millennials memiliki kesamaan, rentang tahun kelahiran yang sama sehingga menyebabkan kondisi saat dibesarkan sama, lantas berakibat pada persamaan masalah yang dihadapi. Contoh: Meski telah lulus masih menjadi beban orangtua. Meski sukuk laris dibeli kaum kita, tapi rumah tetap masih ngontrak. Meski semakin gencar viralnya nikah muda dan nikah murah, toh yang melajang grafiknya tak pernah turun. Meski isi Instagram semakin seragam dengan foto bayi, toh tabungan pendidikan anak belum terpikir. Meski pekerjaan banyak dan menumpuk, distraksi media social masih saja jadi penyakit dan kita nampaknya tidak ingin sembuh. Kesadaran akan kesehatan mental membuat mental semakin tidak sadar. Sedikit cemas, banyak rindunya. Itu kata Payung Teduh sih, hehe. Kemarin aku belajar bahwa dalam hidup ini banyak sekali orang yang toxic , andai sebelum berkenalan pada setiap diri manusia ada label precaution. Tentulah kita hanya hidup sendirian. Di minggu lalu aku jug

Apakah menulis essay dengan bantuan bot itu etis?

Beberapa hari lalu sempet liat postingan di twitter mengenai bot yang bisa menulis essay , konon… bisa mempermudah pekerjaan mahasiswa. HAHAHA. Sebagai seseorang yang bekerja di lingkungan akademisi, cuma menggeleng kepala. Hey nanti kalau pekerjaan kamu di masa depan diambil alih bot, jangan salahin bot-nya ya! Kan emang bot nya toh yang selama ini belajar. Sungguh terlalu, Martinez! Martinez siapa ang? Gatau…. Pengen aja mencela, tapi ga mungkin mencela menggunakan nama Bambang, karena itu nama dosenku ☹ Berdasarkan taksonomi Bloom, mensintesis atau create itu letaknya pada hirarki paling tinggi. Jelaslah kalau menciptakan tulisan yang berisi ide, gagasan dan mensistemasinya dalam kesatuan paragraf bukan sembarang yang mampu melakukannya. Diperlukan kemampuan berpikir level yang tinggi atau high order thinking skill . 😙 Meskipun entah kenapa menurutku, essaybot ini keliatan banget bot nya. Tulisannya ga punya sentuhan manusia, kaya ga punya hati.. WOW itu tulisan apa mantan deh