Skip to main content

10 Lagu #RekomendasiAang

Postingan kali ini akan terasa mudah karena saya suka mendengarkan lagu dan saat bosan melanda yang saya lakukan adalah update tentang musik.

Lagu ini mungkin mood-nya akan terasa berlainan satu sama lain, tapi percayalah lagu ini menurut saya sangat menarik, entah itu musiknya atau liriknya. Jadi hari ini, kalau kuota melimpah, kenalilah saya lebih dekat dengan mendengarkan apa yang pernah saya dengarkan. Niscaya waktumu terbuang percuma. Tapi setidaknya kamu tahu apa yang aku sukai. Dan mungkin kelak kamu bisa berbagi tentang apa yang menurutmu aku akan menyukainya juga.

Cekidot!

1. ONE OK ROCk – Stand Up Fit In 


Video dari lagu ini mengingatkan saya pada encek-encek yang jago kimia, dan makanannya sebenernya enak. Tapi masih dinyinyirin warga so penting. Liriknya anak SMA banget sih, merasa kalau diri sendiri ga bisa ‘fit in’, terus dengan mata penuh tanya dan kejengahan, si encek mulai beradaptasi jadi encek amerikan. Sampe durhaka kepada umi dan abi, jadi aja tabrakan. Tapi ternyata bohong… soalnya mimpi.

Pokoknya aku suka karena lagunya sarat akan permasalahan manusia abad 21. Nyari duit susah, anak muda mabok dan makan ga bisa bayar dan kabur, jadi pinter di kelas malah banyak musuh, ya begitu lah. Yang sabar ya, kita harus stand up and fight back!

2. CYN – At Least I Have Me

Ini lagu menyakitkan dengan cara yang aneh. Karena dia memotivasi tapi juga sedih.Kutipannya makjleb deh. Simak ya!


“Love requires a commitment to meet the challenge of dealing with another human being.”
 “If I don't have you at least I'll still have memes  me”

3. Johnny Balik – U Make Me Feel  atau Johnny Balik – Honey 

Jadi Johnny ini ketemu ga sengaja, terus lagunya enak banget sampe bikin anteng dan menentramkan hati para perawan miskin macam saya.


Kalau saya masuk surga, insyaAllah mas Johnny bakal saya undang buat pensi tiap kali saya makan pisang goreng sama teh hangat ketika senja.


4. Muse – Algorithm 
Lagu yang satu ini biasanya saya dengarkan saat memasak atau mengerjakan sesuatu yang membutuhkan burning passion. Seringkali saya merasa ada suntikan kekuatan dari semesta sehingga saya merasa lebih bugar, mungkin kalau ada orang tonjok saya pas denger lagu ini, saya pasti kebal dan kalau saya tonjok balik orangnya, saya bisa dinobatkan sebagai one punch woman.

Lagu ini juga menarik dari segi lirik yang menyatakan bahwa kita terperangkap di dunia simulasi (Black mirror, anyone?). Dengan algotritma yang terus berkembang, manusia jadi semakin kuno. . Maka dari itu disarankan untuk melawan Sang Kreator (dalam hal ini gw ga ngerti kreator tuh siapa, bisa jadi yucuber drama penuh settingan, atau justru menahan jempol kita sendiri). 



5. Sabrina Claudio – Frozen 

Bagi saya, Mbak Sabrina adalah Daniel Caesar versi wanita. Suaranya bikin pengen ngasur sambil pake kemeja putih kedodoran.



6. Yung Bae – Lonely Feeling 
Saya suka lagu yang saya tidak mengerti liriknya karena saya bisa fokus. Lagu ini anehnya adalah menggembar-gemborkan tentang rasa sepi tapi bahagia banget nadanya.

Mbaknya begitu kontradiktif sehingga menjadikannya charming. Siapa bilang kesepian itu menyedihkan?


7. IU(아이유) _ BBIBBI(삐삐
Lagu ini jelas enak banget. Ga ada lagu IU yang ga enak, kecuali speaker anda butut.



8. Fkj & Masego – Tadow 
Tadaw tadaw tadaw… my ears are so blessed.
Thank me later.



9. Katie – Remember 
Lagu ini sangat YG, dan aku suka. Musiknya bikin ingin pergi ke pegadaian dan purchase emas lima kilo. Gold overload!



10. Epik High X Sekai No Owari – Sleeping Beauty
Lagu ini rilis ketika saya di Jepun, dan selama sebulan penuh (atau lebih ya) saya denger lagu ini terus. Saking enaknya saya sampe saya rekomendasiin lagu ini ke anak lab di jepun. Menurut saya, dunia pantas berbahagia karena adanya kedua jenius ini. Saya  sangat bersyukur karena lahir di zaman yang sama!


Selamat mendengarkan! 🙆😎

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apakah menulis essay dengan bantuan bot itu etis?

Beberapa hari lalu sempet liat postingan di twitter mengenai bot yang bisa menulis essay , konon… bisa mempermudah pekerjaan mahasiswa. HAHAHA. Sebagai seseorang yang bekerja di lingkungan akademisi, cuma menggeleng kepala. Hey nanti kalau pekerjaan kamu di masa depan diambil alih bot, jangan salahin bot-nya ya! Kan emang bot nya toh yang selama ini belajar. Sungguh terlalu, Martinez! Martinez siapa ang? Gatau…. Pengen aja mencela, tapi ga mungkin mencela menggunakan nama Bambang, karena itu nama dosenku ☹ Berdasarkan taksonomi Bloom, mensintesis atau create itu letaknya pada hirarki paling tinggi. Jelaslah kalau menciptakan tulisan yang berisi ide, gagasan dan mensistemasinya dalam kesatuan paragraf bukan sembarang yang mampu melakukannya. Diperlukan kemampuan berpikir level yang tinggi atau high order thinking skill . 😙 Meskipun entah kenapa menurutku, essaybot ini keliatan banget bot nya. Tulisannya ga punya sentuhan manusia, kaya ga punya hati.. WOW itu tulisan apa mantan deh

Dirasakan Kuat

Jujur saja aku tidak tahu apa yang harus aku tulis hari ini, karena sepanjang hari aku terlalu sibuk sehingga tidak sempat untuk meluangkan waktu untuk menulis secara khusus. Ketika aku menulis ini, waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam. Hmm. Seringkali waktu berlalu begitu saja hingga aku lupa apa saja yang telah terjadi dalam sehari. Oiya tema postingan kali ini adalah “something for which you feel strongly” . Menurutmu ini maksudnya apa sih? Apakah maksudnya itu hal-hal yang aku merasakan keterikatan yang kuat? Kok aku nangkep nya begitu ya.. Kalau salah tolong dikoreksi di kolom komentar ya! (Ciyaaa, ala yucuber deh jadinya) Aku tidak bisa berpikir dengan jernih apa sesungguhnya hal yang membuatku merasakan keterikatan yang kuat. Bagaimana kalau kita membicarakan tentang hal apa yang dirasakan secara kuat oleh Ohwada-Sensei? Random sekali aang ini ya -__- Ini karena aku tidak begitu tertarik pada apapun, itulah jalan ninjaku. Jadi mari berkenalan sedikit ten

Sebuah Keresahan Bersama

Katanya kaum millennials memiliki kesamaan, rentang tahun kelahiran yang sama sehingga menyebabkan kondisi saat dibesarkan sama, lantas berakibat pada persamaan masalah yang dihadapi. Contoh: Meski telah lulus masih menjadi beban orangtua. Meski sukuk laris dibeli kaum kita, tapi rumah tetap masih ngontrak. Meski semakin gencar viralnya nikah muda dan nikah murah, toh yang melajang grafiknya tak pernah turun. Meski isi Instagram semakin seragam dengan foto bayi, toh tabungan pendidikan anak belum terpikir. Meski pekerjaan banyak dan menumpuk, distraksi media social masih saja jadi penyakit dan kita nampaknya tidak ingin sembuh. Kesadaran akan kesehatan mental membuat mental semakin tidak sadar. Sedikit cemas, banyak rindunya. Itu kata Payung Teduh sih, hehe. Kemarin aku belajar bahwa dalam hidup ini banyak sekali orang yang toxic , andai sebelum berkenalan pada setiap diri manusia ada label precaution. Tentulah kita hanya hidup sendirian. Di minggu lalu aku jug