Skip to main content

Pemula

Begitu lahir, kamu menunggu setahun untuk berbicara yang tak ada artinya.
Ketika bertambah besar, kamu sadar ternyata kamu tidak berguna.
Cinta pertamamu tidak berhasil.
Mendaftar ke universitas impian kamu gagal.
Setelah wisuda, pekerjaanmu adalah pengangguran.
Ingatkah kamu, membuat mie instan bahkan terasa sulit pada kali pertama.
Dibantu pasukan jin dan dedemit pun membangun candi dalam semalam adalah mustahil.
Bayi pertamamu pun tetap tidak akan bisa berbicara, sama sepertimu.
Anakmu rewel, kamu stress.
Anakmu diam saja, kamu takut.
Anakmu adalah pemula. Dia tidak tahu apa yang dia lakukan
Kamu adalah pemula. Kamu tidak tahu apa yang kamu lakukan.
Saya adalah pemula. Saya tidak tahu apa yang saya lakukan.
Pemula hanya perlu bertarung dengan waktu.
Seiring waktu, pemula naik level menjadi pengakhir.
Ada permulaan, akan ada masanya berakhir.
Saya adalah pemula. Tapi kini saya tahu apa yang saya lakukan.


Comments